Inilah Perbedaan Hp Samsung Galaxy A, M, S, Note, Dan Z Seri

Samsung tidak pernah gagal membuat orang bingung dengan seri ponsel yang mereka luncurkan. Baru-baru ini, pabrikan asal Korea Selatan itu memperbarui ponsel seri A-nya dengan model penamaan baru dan meluncurkan seri baru, yakni Galaxy M.

Di atas kertas, kedua seri ini terlihat mirip satu sama lain. Setiap seri memiliki spesifikasi dan harga yang hampir sama. Bahkan dari segi tampilan, keduanya tidak jauh berbeda – hadir dengan layar lebar dengan bezel minimal dan layar lebar dengan notch berdesain waterdrop.

Lantas, apa perbedaan dari kedua seri ini? Apa bedanya dengan Galaxy S dan Note? Bagaimana nasib Galaxy J di tengah keberadaan seri baru tersebut?

Samsung Galaxy A

Dengan ponsel pertama yang dirilis pada tahun 2014, Galaxy A bukanlah seri baru. Namun, beberapa tahun setelah masa hidupnya, serial tersebut mengalami perubahan yang menarik. Seri ini ditujukan untuk anak muda yang sedang mencari ponsel dengan spesifikasi yang pas dan harga yang terjangkau.

Awalnya, Galaxy A ditujukan untuk konsumen yang ingin membeli ponsel canggih sebagai penunjang gaya hidup, namun memiliki budget terbatas. Pada tahun 2019, Samsung meluncurkan lini baru ponsel Galaxy A, yang namanya termasuk dua digit, mulai dari A10 hingga A70.

Seri Galaxy A hadir di segmen entry level hingga mid-range. Sebab, keberadaannya melibas seri Galaxy J, yang dilansir , dipastikan tidak akan diproduksi lagi oleh Samsung Indonesia.

Pada tahun 2022, Samsung menyebut Galaxy A “inovasi galaksi yang dibawakan kepada kita semua”. Tahun ini, Samsung merilis empat seri Galaxy A, yakni A13, A23, A33 5G, A53 5G, dan A73 5G.

Harga jualnya mulai dari Rp 2.499.000 hingga Rp 7.799.000. Varian teratas, A73 5G, dibekali layar Super AMOLED Plus hingga kamera 108MP. Sangat menarik perhatian.

Ada juga Samsung Galaxy A03 yang dijual seharga Rp. 1 juta.

Samsung Galaxy M

Hampir bersamaan dengan peluncuran jajaran ponsel baru di seri Galaxy A, Samsung juga merilis seri baru. Dinamakan Galaxy M, seri baru ini hadir dengan spesifikasi dan harga yang tidak jauh berbeda dengan seri Galaxy A.

Awalnya, Samsung Galaxy M diketahui memiliki baterai jumbo. Namun, Samsung Galaxy A kini juga memiliki baterai jumbo. Oleh karena itu, bisa dikatakan Galaxy M merupakan ponsel yang memiliki spesifikasi tinggi dengan harga yang murah.

Selain itu, Samsung Galaxy M tidak dijual di toko fisik. Itu hanya dapat diperoleh secara online.

Samsung Indonesia menyebut perangkat ini “kekuatan dan kecepatan dengan harga terbaik untuk Anda”.

Pada 2022, tiga ponsel Galaxy M akan dirilis, yakni Galaxy M23 5G, M33 5G, dan M53 5G. Ya, semua ponsel ini mampu mendukung koneksi jaringan 5G.

Samsung Galaxy S

Galaxy S merupakan seri flagship Samsung, yang ditujukan untuk melawan seri flagship dari pabrikan lain, termasuk Apple iPhone. Oleh karena itu, ponsel dalam seri ini selalu hadir dengan teknologi tercanggih dan inovasi terbaru.

Tak hanya mendesain tampilan dan menyematkan prosesor terbaik, dari tahun ke tahun Samsung juga menghadirkan fitur-fitur menarik pada ponsel Galaxy S, mulai dari layar infinity melengkung yang pertama kali muncul di Galaxy S6 Edge, kamera dengan lensa aperture variabel pada Galayx. S9, hingga lubang kamera di layar pada seri Galaxy S10.

Pada tahun 2022, Samsung merilis tiga seri Samsung Galaxy S, yaitu Galaxy S22, Galaxy S22+, dan Galaxy S22 Ultra. Jika biasanya menggunakan chipset Exynos tercanggih, ketiganya menggunakan Snapdragon 8 Gen 1, chipset tercepat Qualcomm tahun 2022.

Satu hal yang istimewa adalah kehadiran Samsung Galaxy S22 Ultra. Untuk pertama kalinya, Samsung memperkenalkan stylus S-Pen di seri Galaxy S.

Samsung sendiri telah menghentikan peluncuran Galaxy Note versi terbaru. Tongkat dari seri itu dilanjutkan di seri Galaxy S Ultra.

Samsung Galaxy Note

Dari segi spesifikasi, Galaxy Note tidak kalah dengan Galaxy S series. Ponsel-ponsel di seri ini sebenarnya menawarkan sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki oleh saudara-saudaranya atau ponsel dari pabrikan lain.

Seri Galaxy Note identik dengan dua hal, yakni layar besar dan stylus S Pen. Sejak diluncurkan pada akhir 2011, seri Galaxy Note telah mengembalikan minat konsumen pada ponsel layar lebar. Apalagi seri ponsel ini memiliki stylus yang tidak hanya memudahkan untuk menulis dan menggambar di layar, tetapi juga menambahkan berbagai fungsi lainnya.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Samsung tidak lagi mengembangkan Note. Seri ini digantikan oleh S Ultra.

Samsung Galaxy Z

Pada Februari 2019, Samsung menggebrak pasar ponsel dengan merilis ponsel layar lipat Galaxy Fold. Dalam kondisi tertutup, ponsel ini berfungsi layaknya smartphone biasa, hanya saja dengan bezel yang tebal. Saat layar dibuka, Fold berubah menjadi tablet 7,3 inci.

Dari segi spesifikasi, ponsel ini dibekali dengan komponen kelas atas, seperti chipset Snapdragon 855, RAM 12 GB dengan media penyimpanan 512 GB, tiga kamera belakang dengan sensor utama 12 megapiksel, dan baterai 4.380 mAh.

Kini, Samsung Galaxy Fold atau layar lipat lebih dikenal dengan Galaxy Z.

Pada tahun 2021, Samsung Galaxy Z hadir dengan desain yang lebih sempurna. Membuatnya lebih laris di pasaran. Ada dua seri yang diperkenalkan, yakni Samsung Galaxy Z Flip3 dan Galaxy Z Fold3.

Baca juga: Ini Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy Fold Terbaru

Setelah mengetahui masing-masing seri ponsel yang ditawarkan Samsung saat ini, seri mana yang menjadi favorit Anda?